Saturday, 31 October 2015

Resiko Orang Ganteng

Inget banget dulu pas jamannya hamil Adibah, sering banget baca surat Yusuf. Kata orang kalau sering baca surat Yusuf nanti anaknya bakal ganteng kaya Nabi Yusuf kalau yang lahir laki-laik. Terus kalau anaknya perempuan yang dibaca surat Maryam, biar anaknya seperti Sayyidah Maryam. Pas hamil pengen banget punya anak laki-laki, makanya yang dibaca surat Yusuf. Qodarullah yang lahir adalah seorang anak perempuan cantik yang mirip banget sama abinya. So that’s why many people said that Adibah is a handsome little girl. She’s daddy’s little girl.

Sebenernya membaca surat Yusuf atau surat Maryam di saat hamil tidak ada haditsnya atau disebutkan dalam al-Qur’an. Tapi maksud dari membaca surat Yusuf ataupun surat Maryam adalah si ibu berharap kelak anak yang dikandungnya memiliki sifat sebagaimana sifat penyabar dan tangguh yang dimiliki Nabi Yusuf ‘alaihissalam dan Sayyidah Maryam.

Kembali ke judul postingan ini….resiko orang ganteng. Banyak orang yang bercita-cita menjadi orang ganteng atau memiliki anak ganteng seperti Nabi Yusuf. Sudah masyhur kalau misalkan Nabi Yusuf terkenal dengan kegantengannya yang Masya Allah. Dan ini disebutkan dalam al-Qur’an, diabadikan dalam satu surat dengan nama Nabi Allah yang luar biasa tangguh ini, yaitu surat Yusuf. Kebetulan surat Yusuf ini adalah surat favorit saya, makanya saya lebih sering membaca surat ini ketika hamil. Walaupun kata-katanya agak njlimet dibanding surat Maryam.

Kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam, Sang Manusia Super Ganteng, diceritakan dalam surat Yusuf secara gamblang. Tapi banyak yang lupa bahwa kehidupan Sang Manusia Super Ganteng ini penuh dengan resiko dan tidak semulus kegantengannya. Resiko yang dialami Nabi ganteng ini adalah disayang orang tua, dibenci saudara, dibuang ke sumur, ditemukan oleh kafilah dagang dan dijual sebagai budak, digodain majikan, difitnah oleh wanita, dijadikan objek balas dendam, dipenjara, dilupakan teman, diangkat jadi menteri, kemudian saudaranya difitnah, memaafkan saudaranya dengan penuh keikhlasan.

Resiko yang pertama dialami oleh orang ganteng adalah disayang oleh orangtuanya tapi sangat dibenci oleh saudaranya. Hal ini dituliskan dalam surat Yusuf, saking bencinya saudara-saudara Yusuf kepadanya, mereka membuat makar untuk membuang Yusuf ‘alaihissalam ke dalam sumur. Yak….ini adalah resiko kedua orang ganteng, dibuang ke sumur.

Dan ternyata dibuang ke sumur belum cukup, masih ada lagi resiko kehidupan yang dihadapi oleh Nabi Yusuf ‘alaihissalam. Setelah dibuang ke sumur, Yusuf ditemukan oleh kafilah dagang yang kemudian menjualnya kepada seorang Mesir untuk dijadikan budak dengan harga yang murah. Ternyata eh ternyata, setelah dibeli oleh orang dari Mesir tadi, Nabi Yusuf digodain sama istrinya al-Aziz yang membeli Yusuf (red. nama pembeli Yusuf, bukan al-Aziz, maksud al-Aziz di sini adalah seorang pejabat). Nah si imroah al-Aziz  atau bahasa kerennya si oknum istri pejabat ini menggoda Yusuf dan memfitnahnya. Jadi ceritanya si oknum istri pejabat ini nggak ridho ditolak sama Nabi Yusuf. Padahal dia sudah habis-habisan berusaha untuk menggodanya. Akhirnya dia memfitnah Yusuf, kalau dia habis digodain sama manusia super ganteng itu.

Note… yang kita tau, perempuan yang menggoda Nabi Yusuf ‘alaihissalam bernama Zulaikha. Sebenarnya, al-Qu’ran tidak menyebutkan nama wanita itu dengan jelas. Al-Qur’an hanya menyebutnya dengan imroah al-Aziz alias oknum istri pejabat. Ada alasan tersendiri mengapa  Allah tidak menyebutkan namanya. Allah maha santun, ketika ada seorang yang dengan jelas memusuhi Nabi Allah dan segala ajarannya maka Allah akan menyebutkan namanya secara gamblang, contohnya adalah Abu Lahab yang Allah ceritaka dalam surat al-Lahab. Adapun wanita yang menggoda Yusuf, tidak Allah sebutkan namanya. Dikarenakan wanita tadi masih memiliki rasa malu untuk berbuat maksiat. Terbukti, ketika hendak menggoda Yusuf ‘alaihissalam, ia menutup pintunya. Dan rasa malu yang ia miliki ini membuktikan bahwa ia masih memiliki iman. Maka dari itu Allah tidak menyebutkan namanya untuk menutupi aibnya.

Resiko orang ganteng selanjutnya adalah dipenjara. Sang oknum istri pejabat ini memfitnah Nabi Yusuf ‘alaihissalam dan mengadukannya ke suaminya. Akhirnya Nabi Yusuf ‘alaihissalam pun dipenjara. Tidak hanya berakhir sampai disitu. Di dalam penjara, Nabi Yusuf ‘alaihissalam diminta untuk menakwilkan mimpi dua orang yang ia temui di penjara. Salah satu dari temannya tadi ditakdirkan Allah untuk keluar dari penjara. Sebelum keluar dari penjara, Nabi Yusuf berpesan pada temannya untuk menceritakan kepada Raja bahwasanya dia masuk penjara karena difitnah. Si temennya udah mengiyakan. Ternyata eh ternyata, temennya tadi lupa pernah dipesenin sama Nabi Yusuf ‘alaihissalam. Resiko orang ganteng adalah dilupakan teman.

Temannya tadi baru inget sama pesen Nabi Yusuf setelah sekian tahun ketika Raja minta dicarikan orang yang bisa menakwilkan mimpi. Yusuf ‘alaihissalam berhasil menakwilkan mimpi sang Raja dan akhirnya terbebas dari penjara kemudian diangkat menjadi menteri. Resikonya jadi menteri adalah super sibuk. Ada saudaranya datang ke kerajaan aja nggak tahu dan nggak bisa ketemu. Setelah itu, saudaranya malah difitnah mencuri. Yusuf ‘alaihissalam diminta untuk mengadili saudaranya. Nah lho….. kalau kita jadi seorang penegak hukum dan tiba-tiba dihadapkan dengan saudara kita, perasaan kita pasti nano-nano.

Dan inilah beberapa resiko yang harus dihadapi oleh orang ganteng. Kisah lengkapnya bisa dibaca di surat Yusuf. So…masih pengen jadi orang ganteng? Doakan ya, semoga saya hamil selanjutnya laki-laki. Dan kelak bisa meneladani sifat tangguh dan sabar seperti Nabu Yusuf 'alaihissalam.


Wallahu a’lam bishowab

1 comments:

 

Ich bin Muslime ^^ Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template